PENDAHULUAN

Pada saat ini, perekonomian di Indonesia sangat kurang stabil. Seluruh industri saling bersaing dalam mempertahankan kinerja dan pelaksanaan produksinya masing-masing industri. Mengingat bahawa ekonomi global sedang bergejolak akibat krisis yang menimpa bangsa barat khususnya yang terbesar adalah krisis amerika serikat yang banyak mempengaruhi perekonomian seluruh negara di dunia dan Indonesia merasakan imabasnya. Hanya industry yang sudah matang , yang mampu bertahan operasionalnya.

Di Indonesia, saat ini banyak berkembang banyak usaha kecil menengah yang mampu melewati krisi gelobal ini dikarenakan usaha kecil menengah itu tidak banyak bergantung dengan factor produksi yang mengelami krisis diantaranya nilai kurs dan harga minyak. Bahkan ada yang menggunakan keadaan krisis ini untuk medapatkan laba yang lebih besar. Salah satunya adalah usaha agen gas elpiji yang sangat tergantung pada pasokan gas dari perusahaan milik Negara (PERTAMINA). Gas elpiji sangatlah penting bagi kelangsungan hidup masyarakat di Indonesia dikarenakan kebutuhan elpiji merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang digunakan untuk memasak dan menghasilkan pangan bagi masayarakat setelah penggunaan minyak tanah akan dihapuskan.

Dengan melihat opportunity (peluang) usaha yang dapat dijalankan dengan menjual gas elpiji (agen LPG), maka kami berencana untuk melakukan dan menjalankan penjualan gas elpiji. Dengan banyaknya kebutuhan gas elpiji akibat kebijakan pemerintah mengkorversi penggunaan minyak tanah ke gas elpiji, maka banyak masyarakat membutuhkan gas elpiji. Maka dari itu, kelompok kami akan menjalankan wirausaha sebagai Agen Gas LPG “ Lancar Rezeki”.

PEMBAHASAN

  1. Latar Belakang

Pada awalnya gas elpiji hanya diperuntukan untuk konsumen menengah keatas. Sejak awal tahun 2009 pemerintah mengadakan konversi dari minyak tanah ke gas yang diperuntukkan untuk mengurangi kelangkaan minyak tanah dan mengurangi polusi yang semakin hari semakin parah saja karena keadaan bumi kita saat ini semakin rusak dan tidak bersahabat untuk manusia. Konversi gas sebagian usaha untuk mendukung adanya gerakan global warming. Karena adanya konversi yang diprogramkan oleh pemerintah maka kebutuhan akan gas elpiji saat ini semakin tinggi dan semakin dibutuhkan tidak hanya untuk kalangan menengah keatas tetapi juga untuk kalangan menengah kebawah.

  1. Riset Bisnis

Kebutuhan gas elpiji untuk kawasan Jakarta khususnya Jakarta barat sangat tinggi karena disekitar lingkungan tersebut banyak terdapat konsumen-konsumen kalangan yang menengah kebawah. Karena adanya konversi ini maka konsumen memanfaatkan pasokan gas elpiji yang lebih banyak dibandingkan minyak tanah.

  1. Pasar Sasaran

Konsumen yang membeli gas elpiji didaerah tersebut lebih banyak konsumen kalangan yang menengah kebawah, tetapi tidak menutup kemungkinan akan konsumen yang kalangan menengah keatas juga dapat membeli gas elpiji tersebut. Gas elpiji yang berukuran 3kg lebih banyak diminati oleh kalangan menengah kebawah, misalnya: ibu-ibu rumah tangga yang mendapatkan konversi gas elpiji dari pemerintah. Untuk gas elpiji yang berukurang 12kg banyak digunakan pada industry kecil menengah, misalnya warung makan, pabrik roti, pabrik tahu, pabrik kerupuk, dan pabrik-pabrik kecil menengah lainnya.

  1. Pangsa Pasar

Agen kami memiliki potensi pemasaran disekitar kawasan usaha dan bisa menjangkau hingga jarak 1.5 km. Dikawasan ini belum ada usaha gas elpiji karena itu kami membuka usaha yang menjual gas elpiji ukuran 3kg dan 12kg.

  1. Kemungkinan Penetrasi Pasar

Untuk wilayah pasar yang menjadi jangkauan usaha ini banyak permintaan akan gas elpiji. Permintaan gas perharinya rata-rata :

8-10 gas tabung kecil 3Kg

3-4 tabung besar 12Kg.

Bahkan permintaan yang besar-besaran akibat beberapa faktor dapat menyebabkan terjadinya kelangkaan gas elpiji. Antara lain:

  1. penyaluran dari pemasok yaitu PERTAMINA mengalami keterlambatan.
  2. Adanya Isu yang buruk tentang pasokan elpiji.
  3. Pembatasan dari pemasok.

Namun, ada beberapa faktor lain yang dapat menghambat usaha ini, misalnya:

  1. Munculnya usaha sejenis dikawasan yang sama
  2. Persaingan harga jual antar agen.
  1. Estimasi Biaya

Perincian harga gas:

  1. Gas 3kg

Harga beli isi Rp 11.850,-

Harga jual isi Rp 13.000,-

Harga beli tabung dan isi Rp 120.000,-

Harga jual tabung dan isi Rp 150.000,-

  1. Gas 12kg

Harga beli isi Rp 70.200

Harga jual isi Rp 73.000

Harga beli tabung dan isi Rp 370.000

Harga jual tabung dan isi Rp 500.000

Untuk pembelian pada awal usaha ini adalah sebagai berikut:

Modal                                                                                                  Rp 15.000.000,-

Gas 3kg @50 tabung x Rp 120.000,-               = Rp 6.000.000,-

Gas 12kg @20 tabung x Rp 370.000,-            = Rp 7.400.000,-

_______________

Rp 13.400.000,-

______________

Biaya Tak Terduga                                                                       Rp   1.600.000,-

  1. Estimasi Keuntungan

–         Penjualan perhari:

Penjualan gas 3kg: @10 x Rp 13.000,-                    = Rp     130.000,-

Penjualan gas 12kg: @4 x Rp 73.000,-                    = Rp     292.000,-

–         Penjualan perbulan:

Penjualan gas 3kg: Rp 130.000,- x 30  hari             = Rp  3.900.000,-

Penjualan gas 12kg: Rp 292.000,- x 30 hari            = Rp  8.760.000,-

–         Penjualan pertahun:

Penjualan gas 3kg: Rp 3.900.000,- x 12 bulan        = Rp  46.800.000,-

Penjualan gas 12kg: Rp 8.760.000,- x 12 bulan      = Rp 105.120.000,-

Perhitungan keuntungan:

–         Keuntungan perhari:

Gas 3kg:     10 x ( Rp 13.000,- – Rp 11.850,- )                    = Rp 11.500,-

Gas 12kg:   4  x ( Rp 73.000,- – Rp 70.200,- )                   = Rp 11.200,-

____________

Keuntungan                                                                                        Rp 22.700,-

–         Keuntungan perbulan:

Gas 3kg:     Rp 11.500,- x 30 hari                                       = Rp 345.000,-

Gas 12kg:  Rp 11.200,- x 30 hari                                        = Rp 336.000,-

______________

Keuntungan                                                                                   Rp 681.000,-

–         Keuntungan pertahun:

Gas 3kg:     Rp 345.000,- x 12 bulan                                  = Rp 4.140.000,-

Gas 12kg:   Rp 336.000,- x 12 bulan                                  = Rp 4.032.000,-

______________

Keuntungan                                                                                     Rp 8.172.000,-

Pengembalian modal awal akan terpenuhi dalam jangka waktu kurang lebih 2 tahun

2 tahun x Rp 8.172.000,-         = Rp 16.344.000 – Rp 13.400.000

= Rp 2.944.000,-

PENUTUP

Kesimpulan

Dengan menjalankan bisnis atau usaha ini kami menggunakan modal awal sebesar Rp 13.400.000,-  dan  mendapatkan keuntungan yang cukup besar yaitu Rp 8.172.000,- pertahun. Dari usaha inipun dapat diketahui berapa lama investasi modal awal kami, yaitu kurang lebih selama 2 tahun dengan adanya selisih keuntungan kembali sebesar Rp2.994.000,-. Maka dari itu peluang usaha ini sangatlah terbuka lebar dan memberikan keuntungan yang cukup besar.